Cheesesteak Philly Klasik: Tradisi Lezat
Cheesesteak Philly Klasik: Tradisi Lezat
Steak keju tradisional Philly dibuat dengan rib-eye yang diiris tipis atau daging sapi bulat atas, meskipun potongan lain dapat digunakan. Daging sapi dimasak di atas wajan yang diminyaki ringan di atas api sedang, cepat kecokelatan, lalu click here dipecah menjadi potongan-potongan kecil dengan spatula pipih. Lapisan keju ditambahkan di atasnya, membiarkannya meleleh sebelum campuran daging-keju ditempatkan di dalam gulungan hoagie. Sandwich kemudian ditekan dan dipotong menjadi dua untuk gigitan yang sempurna.
Topping umum termasuk tumis bawang bombay, jamur panggang, saus tomat, saus pedas, garam, dan merica. Di Philadelphia, cheesesteak paling sering disajikan di atas hoagie roll, dengan roti gulung Amoroso menjadi pilihan ikonik. Gulungan ini panjang, lembut, dan sedikit asin, menambah pengalaman nostalgia makan cheesesteak. Banyak puritan percaya cheesesteak yang « tepat » harus menyertakan provolone atau Cheez Whiz pada gulungan Amoroso. Penyebutan roti gulung saja membangkitkan kenangan tentang sandwich kesayangan ini.
Keju adalah bahan utama dalam cheesesteak Philly, dengan keju Amerika, provolone, dan Cheez Whiz menjadi pilihan paling populer. Beberapa toko melelehkan keju Amerika untuk konsistensi yang lebih lembut, sementara yang lain hanya meletakkan irisan keju di atas daging panas. Provolone sering disukai oleh para penggemar, terutama varietas ringan, karena provolone tajam kurang umum. Cheez Whiz, meskipun bukan bagian dari resep aslinya, diperkenalkan pada tahun 1950-an dan mendapatkan popularitas dari waktu ke waktu. Frank Olivieri, keponakan Pat Olivieri, membantu menjadikan Cheez Whiz sebagai makanan pokok di lokasinya di Philadelphia Selatan, selamanya mengubah lanskap cheesesteak.
Saat ini, ada variasi cheesesteak Philly klasik, dari « Philly Cheesesteak Wraps » (versi tortilla) hingga « Philly Steak and Cheese » Hot Pockets, tetapi inti sandwich tetap sama: daging sapi yang diiris tipis, keju leleh, dan gulungan hoagie yang lembut, membawa orang kembali ke jalan-jalan Philadelphia dengan setiap gigitan.
Cheez Whiz tetap menjadi favorit tak terbantahkan di Pat’s King of Steaks, dengan penjualan jauh melampaui runner-up, keju Amerika, dengan selisih delapan banding sepuluh banding satu. Geno’s Steaks juga melaporkan permintaan yang tinggi untuk Cheez Whiz, bergerak melalui delapan hingga sepuluh kasus sehari yang mengesankan. Meskipun demikian, pesaing baru telah muncul pada tahun 2023: Cooper Sharp.
Cooper Sharp, Keju Amerika Proses Pasteurisasi yang terbuat dari Cheddar tua, menjadi pilihan yang semakin populer bagi pecinta cheesesteak. Dikenal dengan kandungan lemak susu yang lebih tinggi, ia menawarkan profil yang lebih tajam dan lembut dibandingkan dengan keju Amerika biasa. Kosuke Chujo, pemilik toko cheesesteak di Jepang, memuji Cooper Sharp karena teksturnya yang lembut dan rasa asin yang seimbang sempurna, menjadikannya menonjol di dunia cheesesteak.